3 November 2010,
hari ini aku bangun pagi dengan semangat karena ada janji pertemuan dengan beberapa teman. Bagaimana denganmu? Apa kau juga merasa semangat seperti diriku hari ini? Atau kau baru akan beranjak tidur setelah semalaman kau bergelut dengan tuts-tuts keyboard dan melodi-melodi tak layak dengar yang kau mainkan bersama teman-temanmu sekedar untuk 'bersenang-senang' dan tidak untuk ditampilkan?
Aku tak tahu..
sudah berapa bulan kita tidak bertemu?
sejak April?
yap. sejak April.. mari belajar menghitung.. kita-kira 7 bulan.
Usia yang cukup besar bagi ibu hamil untuk mulai menggelar syukuran.
hem.. tidak dipungkiri, kadang aku rindu padamu. Tapi apa yang bisa kulakukan lagi? Kubiarkan saja rasa rindu itu menguap dengan sendirinya. Aku sama sekali tak berusaha memberitahumu atau membuat kau sadar akan rasa rinduku ini. Buat apa lagi?
Entah mengapa di setiap pertemuan kita tak pernah ada kata 'sepakat' untuk semua hal. Kita seolah-olah diciptakan dari planet yang berbeda, kau di Mars dan aku mungkin di Neptunus.. ah entahlah !
Namun sialnya aku selalu merasa "Berkali-kali jatuh cinta dengan orang yang sama"
berkali-kali "Jatuh cinta pada kenangan"
jika kau membaca tulisanku ini, aku yakin kau akan tertawa. Bukan karena hal konyol yang kutuliskan, tapi karena kau bahkan mungkin tidak mengerti seperti apa perasaan cinta itu. Sama, aku juga begitu.
Cinta itu jebakan. Selebihnya hanya fantasi.
Repot sekali membicarakan hal yang satu itu. Logika berbenturan dengan hati.
Kau mungkin berpikir "Ah.. lagi-lagi masalah ini...Tak pernahkah kau belajar sesuatu dari hal itu?"
atau kau mulai bosan dengan semua ocehanku tentang cinta dan semua kekonyolan ini??
biar saja.
aku akan terus bertanya-tanya sebelum aku menemukan jawabannya. Apalagi kau seolah-olah menahanku di dalam labirin agar aku kebingungan dan tak dapat pergi kemanapun.
Kapan kita akan dewasa ?
Aku tak sabar menunggu momen itu.
Atau mungkin tidak akan pernah sempat dewasa? Yah, kau tahulah.. kondisi bumi akhir-akhir ini sedikit mengkhawatirkan.. atau mungkin sebaiknya kita naik pesawat ulang-alik dan kembali ke planet kita masing-masing?? Kau Mars dan aku Neptunus??
Terpisah beberapa tahun cahaya tidak masalah kan?
Aku akan tahu kau baik-baik saja selama ada bintang fajar muncul di Neptunus. Tapi darimana kau tahu bahwa aku baik-baik saja? Neptunus terlalu jauh.. terlalu dingin.. Bagaimana kau tahu??
Berbohonglah... !!
Katakan kau akan naik tapir angkasa untuk menengokku sekali seminggu, atau katakan kau akan membeli teropong bintang super canggih yang pernah diciptakan umat manusia untuk memperhatikan semua gerak-gerikku di Neptunus. Oh, atau mungkin kau akan membeli Blackberry terbaru agar setiap menit kau bisa menanyakan pertanyaan-pertanyaan konyol dan membosankan seperti,
" Lagi ngapain? "
" Udah makan belum? "
Tolong berbohonglah... Tipu aku...
Aku hanya butuh diyakinkan.

just enjoy the process be :D
BalasHapusthx buat apresiasinya girl.. aku sangat menghargai itu.. :) let's share your story too, girl.. :D
BalasHapuscerita yang menarik, bayak ilmu-ilmu yang baru aku tahu kalau di luar angkasa sana ada tapir, ada bintang fajar pokonya asik. aku bacanya kayak baca karya Dee yang rectopesto bener gak ya judulnya, tinggal kurang syair lagunya ja heee
BalasHapusmakasih bang adi.. terus kritik saya ya, biar ada progress nya.. hehe. mungkin kedepan saya akan sedikit merepotkan Anda dengan tulisan-tulisan saya bang.. hehe
BalasHapus