Jumat, 18 Maret 2011

Persetan dengan Setan

Ketika semua ini diawali dengan sebuah kalimat, " Aku menyayangimu "
maka seketika itu pulalah kau menjual jiwamu pada entah setan atau malaikat (atau mungkin diantara keduanya)
kau menjual seluruhnya,

Terutama sebuah
Kepercayaan

Well, kurasa mungkin kata-kata itu bahkan lebih mengerikan dari ancaman seorang perampok amatir di sebuah bank swasta.
Kata-kata itu akan merasuk ke dalam seluruh buluh nadimu dan ikut mengalir dalam darahmu, diserap tubuh, lalu menjadikannya energi tapi tidak bisa ikut terurai menjadi feses.
Oh, atau mungkin kata-kata itu justru serupa dengan sel kanker yang membutuhkan sebuah rangsangan untuk tumbuh dan berkembang menjadi mesin pembunuh nomor satu di dunia?

Yang jelas, kata-kata itu seperti mantra, bisa membuatmu bahagia seketika, atau membuatmu kehilangan masa depan juga dengan cara yang tidak lama.

Buah Khuldi?
Mungkin.

Aku tidak suka buah khuldi. Oh tidak, aku belum pernah memakannya bahkan bentuknya pun aku tak tahu. Tanyakan pada Adam, dia pernah memakannya dan menjadikan kita semua bertebaran di sebuah planet biru hijau yang takkan bertahan lama ini. Tapi mungkin buah khuldi itu enak juga, nyatanya Adam mau saja memakannya ketika setan membujuk, yah.. setidaknya kurasa pasti bentuknya cantik dan terlihat ranum.


ahhh.. persetan !!!!