aku mengenangmu seakan baru kemarin.
Masih ingat dengan surat-surat kita di masalalu?
Pagi ini sambil mendengarkan Pachelbel-Cannon in D kesukaanku, aku berusaha me rewind ingatanku tentang sahabat masa kecilku yang dulu selalu kupanggil "Tomi".
Ah.. andaikan aku bisa benar-benar bertemu denganmu, pasti akan kupeluk tubuh kecilmu itu, lalu aku yakin kita akan segera akrab dan menertawakan hal-hal sepele.
Kau adalah sepotong dunia masa mudaku yang masih lugu.
Aku merasa tak rela bila kau pergi menghilang begitu saja dan sudah berakhir dengan bahagia di duniamu yang sekarang.
Temani aku disini Tomi...
aku kesepian...
ayo kita bergandengan tangan sambil menghitung biji bunga matahari lagi..
lalu setelah itu kita akan sama-sama berbaring di rumput sambil merasakan semilir angin mengibaskan anak-anak rambut kita.
Ingatkah kau, kita ini hampir kembar,, !
kita sama-sama punya rambut hitam sebahu, tomboy, suka aikido, dan keras kepala.
Hanya saja badanku sedikit lebih besar darimu, dan kulitmu putih susu khas orang Asia Timur, sedangkan aku peranakan Mongoloid.
Tomi sayang,
bisa dikatakan kau adalah satu-satunya sahabat yang tak pernah menyakitiku. (bahkan kau tak sempat membuatku marah)
Aku berhutang banyak padamu.
Aku masih ingat kau adalah orang yang paling tepat waktu. Bahkan aku sering mengataimu "sinting" karena kau selalu datang setengah jam lebih awal dari waktu janjian.
Saat kutanya kenapa, kau hanya mengibaskan tangan dengan wajah acuh sambil berkata " Tidak ada yang special, hanya kebiasaan. "
Jika aku berada di dekatmu aku jadi terlihat sedikit lebih feminin karena kau yang terlalu tomboy..
hahaha. (diam-diam aku menyukai keadaan ini) :p
Aku juga tak perlu khawatir diganggu lelaki iseng karena dengan kemampuan Dan-1 aikido mu, kau akan cukup lihai untuk mematahkan tangan lelaki manapun yang menyentuhku.
Aku berusaha mengejar si sabuk hitam itu, tapi aku hanya sampai biru,,
Mungkin jika kau berada di depanku saat ini, kau akan segera meng-"koshi" ku dengan kesal dan berkata "PECUNDANG !!"
maaf Tomi...
Meskipun begitu, kau selalu melindungiku dan dengan sabar menghiburku bila aku sedang melalui krisis dalam hidup.
Kau selalu yang pertama memelukku ketika aku merasa cemas, sambil berkata "Jangan khawatir, kau hanya butuh istirahat, manis... "
Tomi....
aku kangen.... :(
Berjanjilah padaku untuk tidak menghajar siapapun lagi disana....
Sampaikan salamku pada bintang, bulan, serta Tuhan...
bilang pada-Nya, aku berjanji jadi anak baik dan bersahabat dengan semesta... :)
Tomi sayang,
jaga dirimu baik-baik...
jangan lupa kita bertemu dalam mimpiku malam ini...
untuk yang terakhir..
"Tomi, jangan nakal ya.. ! " :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar